RSS

PENGEMBANGAN APLIKASI E-LEARNING IPA & IPS UNTUK TINGKAT SEKOLAH DASAR NEGERI SUKASARI 1 BOGOR

PENGEMBANGAN APLIKASI E-LEARNING IPA & IPS UNTUK TINGKAT SEKOLAH DASAR NEGERI SUKASARI 1 BOGOR
 


untuk download file lengkap klik disini (file sudah revisi oleh dosen Ibu Lily Wulandari)

1.         Ruang Lingkup

            Dalam proposal ini tim pengembang akan mengembangkan  e-learning mengenai beberapa mata pelajaran, yaitu mata pelajaran IPA dan IPS untuk Sekolah Dasar. Adapun e-learning ini disediakan mencakup materi-materi mata pelajaran dan  soal-soal latihan dengan pembatasan waktu dalam  mengerjakan dan mengakses soal-soal latihan, fasilitas download materi mata pelajaran IPA dan IPS, absensi siswa/siswi dan score nilai.

2.         Tujuan Pengembangan

            Tim Pengembang mengembangkan aplikasi e-learning untuk beberapa mata pelajaran dengan harapan dapat melatih siswa/siswi agar lebih mandiri dalam mendapatkan ilmu pengetahuan dan mengerjakan soal-soal latihan, terutama mata pelajaran IPA dan IPS. Selain itu, siswa/siswi tidak perlu berinteraksi langsung dengan guru, sehingga memudahkan siswa/siswi yang berhalangan hadir. Dengan adanya e-learning ini siswa/siswi hanya dengan  membuka aplikasi e-learning melalui internet, mereka sudah dapat dikatakan hadir dan dapat mendownload materi yang telah diupload oleh guru, serta menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru mata pelajaran IPA dan

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pengertian Forensik IT

Pengertian Forensik IT
 
Untitled Document


Sejarah IT Forensik


Barang bukti yang berasal dari komputer telah muncul dalam persidangan hampir 30 tahun. Awalnya, hakim menerima bukti tersebut tanpa melakukan pembedaan dengan bentuk bukti lainnya. Sesuai dengan kemajuan teknologi komputer, perlakuan serupa dengan bukti tradisional menjadi ambigu. US Federal Rules of Evidence 1976 menyatakan permasalahan tersebut sebagai masalah yang rumit. Hukum lainnya yang berkaitan dengan kejahatan komputer:
  • The Electronic Communications Privacy Act 1986, berkaitan dengan penyadapan peralatan elektronik.
  • The Computer Security Act 1987 (Public Law 100-235), berkaitan dengan keamanan sistem komputer pemerintahan.
  • Economic Espionage Act 1996, berhubungan dengan pencurian rahasia dagang.
Pada akhirnya, jika ingin menyelesaikan suatu “misteri komputer” secara efektif, diperlukan pengujian sistem sebagai seorang detektif, bukan sebagai user. Sifat alami dari teknologi Internet memungkinkan pelaku kejahatan untuk menyembunyikan jejaknya. Kejahatan komputer tidak memiliki batas geografis. Kejahatan bisa dilakukan dari jarak dekat, atau berjarak ribuan kilometer jauhnya dengan hasil yang serupa. Bagaimanapun pada saat yang sama, teknologi memungkinkan menyingkap siapa dan bagaimana itu dilakukan. Dalam komputer forensik, sesuatu tidak selalu seperti kelihatannya. Penjahat biasanya selangkah lebih maju dari penegak hukum, dalam melindungi diri dan menghancurkan barang bukti. Merupakan tugas ahli komputer forensik untuk

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik)

LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik)
 

Pengertian LPSE
LPSE adalah unit kerja yang dibentuk di berbagai instansi dan pemerintah daerah untuk melayani Unit Layanan Pengadaan (ULP) atau Panitia/Pokja ULP Pengadaan yang akan melaksanakan pengadaan secara elektronik. Seluruh ULP dan Panitia/Pokja ULP Pengadaan dapat menggunakan fasilitas LPSE yang terdekat dengan tempat kedudukannya. LPSE melayani registrasi penyedia barang dan jasa yang berdomisili di wilayah kerja LPSE yang bersangkutan. LPSE berada di bawah pengawasan LKPP cq Deputi Bidang Monitoring, Evaluasi, dan Pengembangan Sistem Informasi.

Landasan hukum yang mendasari lahirnya layanan ini adalah :

1.   Keputusan Presiden Nomor 80 Tahun 2003 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah;
2.   Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2003 tentang Paket Kebijakan Ekonomi Menjelang dan Sesudah Berakhirnya Program Kerjasama dengan International Monetary Fund (IMF);
3.   Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2004 tentang Percepatan Pemberantasan Korupsi;
4.   Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2006 tentang Perubahan Keempat atas Keputusan Presiden Nomor 8 Tahun 2003 (tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jada Pemerintah).


Berdasarkan pengalaman sejak tahun 2004 dalam hal pemberlakuan Keppres No. 80 Tahun 2003, efisiensi akan akan tercapai apabila

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

ARSITEKTUR E-COMMERCE & TEKNOLOGI YANG DIGUNAKAN

ARSITEKTUR  E-COMMERCE & TEKNOLOGI YANG DIGUNAKAN
 



1.      Pengertian
Pengertian  E-Commerce secara umum adalah Terjadinya transaksi antara pihak-pihak dengan pertukaran barang, jasa atau informasi karena adanya medium elektronik (internet) dalam proses mekanisme perdagangan tersebut. 

2.      Konsep E-Commerce
a)      Konsep Produk.
Sistem e-commerce harus menyediakan cara bagi pelanggan, baik itu pelanggan perorangan maupun bisnis untuk mengenali produk yang akan mereka beli. Produk perlu untuk dipromosikan secara elektronik untuk menarik perhatian pelanggan. Situs web juga seharusnya memberi informasi yang mudah untuk diakses mengenai fitur dan karakteristik produk perusahaan. Situs web juga seharusnya memberi informasi mengenai harga kepada pelanggan. Banyak situs web e-commerce memiliki

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Manajemen Kontrol Keamanan Sistem

Manajemen Kontrol Keamanan Sistem
 



Tujuan pengontrolan adalah untuk memastikan bahwa CBIS telah diimplementasikan seperti yang direncanakan, system beroperasi seperti yang dikehendaki, dan operasi tetap dalam keadaan aman dari penyalahgunaan atau gangguan.

Properti Sistem Yang Memberikan Keamanan Sebuah system harus mempunyai tiga property (sifat), yaitu :

  • Integritas, system akan mempunyai integritas bila ia berjalan menurut spesifikasinya. Perancang system berusaha untuk mengembangkan system yang mempunyai integritas fungsional, yaitu kemampuan untuk melanjutkan operasi, apabila salah satu atau lebih dari komponennya tidak berjalan.
  • Audibilitas, ia akan bersifat audible jika ia memiliki visibilitas dan accountability (daya perhitungan). Bila system memiliki audibilitas maka mudah bagi seseorang untuk memeriksa, memverifikasi atau menunjukkan penampilannya.
  • Daya kontrol, daya kontrol memungkinan manajer untuk menangani pengerahan atau penghambatan pengaruh terhadap system. Teknik yang efektif untuk mendapatkan daya kontrol system ini adalah dengan membagi system menjadi subsistem yang menangani transaksi secara terpisah.

Tugas Kontrol CBIS
Kontrol CBIS mencakup semua fase siklus hidup. Selama siklus hidup, kontrol dapat dibagi menjadi

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Work Breakdown Structure (WBS) pada Pengembangan Aplikasi Pendaftaran Pembuatan Kartu Tanda Pencari Kerja

Work Breakdown Structure (WBS) pada Pengembangan Aplikasi Pendaftaran Pembuatan Kartu Tanda Pencari Kerja
 


Memahami Work Breakdown Structure (WBS) dan lingkup pekerjaan adalah langkah pertama dalam menyusun rencana proyek. Pembahasan yang akan saya lakukan, saya khususkan pada proyek Penulisan Ilmiah, lebih khusus lagi proyek Pengembangan Aplikasi Pendaftaran Pembuatan Kartu Tanda Pencari Kerja Pada Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi di Kabupaten Bogor.
Dalam manajemen proyek, kita mengenal istilah Work Breakdown Structure (WBS). WBS adalah diagram pohon yang dipakai sebagai alat bantu untuk memecah pekerjaan besar menjadi sub-sub pekerjaan yang lebih kecil. Dalam Work Breakdown Structure dikenal  istilah WBS level 1, level 2, level 3, dst. Semakin dalam level WBS, semakin detail rincian pekerjaannya.
WBS system diciptakan untuk mempermudah proses penyusunan rencana proyek. Setiap detail pekerjaan dibuatkan planingnya masing-masing, kemudian detail planing tersebut dikonsolidasi menjadi planing untuk keseluruhan proyek. Jadi penyusunan rencana proyek pada umumnya dilakukan secara bottom up, dimulai dari yang detail (bottom) kemudian digabungkan menjadi overall project planing.
Dalam Proyek Pengembangan Aplikasi Pendaftaran Pembuatan Kartu Tanda Pencari Kerja Pada Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi di Kabupaten Bogor dibagi menjadi beberapa tampilan pengguna, yaitu tampilan halaman untuk pengguna (user), Petugas dan Administrator.
Berikut adalah contoh Work Breakdown Structure untuk sebuah proyek

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS